Breaking News

SELEKSI PENERIMAAN SISWA BARU SUPM WAIHERU AMBON TAHUN PELAJARAN 2017/2018

Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Waiheru Ambon adalah lembaga pendidikan formal kejuruan menengah di bawah Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan yang saat ini memiliki 4 (empat) Program Keahlian yaitu Nautika Perikanan Laut (NPL), Teknika Perikanan Laut (TPL), Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (TPHP) dan Teknologi Budidaya Perikanan (TBP), seluruh program keahlian mendapatkan Akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional, selain itu SUPM Waiheru Ambon telah menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK) dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP – 1).

Tujuan Pendidikan di SUPM Waiheru Ambon adalah menghasilkan sumber daya manusia perikanan tingkat menengah yang bermoral, berjiwa bahari dan wirausaha, memiliki etos kerja tinggi yang siap memasuki lapangan kerja serta mengembangkan sikap professional. Lingkup kerja lulusan masing-masing jurusan adalah sebagai berikut :

Program Keahlian Nautika Perikanan (NPL)

Bekerja di kapal Perikanan sebagai perwira yang memiliki kompetensi melayarkan kapal dan menangkap ikan dengan sertifikasi Ahli Nautika Kapal Penangkap ikan Tingkat II (ANKAPIN–II) dan Sertifikat Kompetensi Dari BNSP.

Program Keahlian Teknika Perikanan Laut (TPL)

Bekerja di kapal Perikanan serta memiliki Kompetensi sebagai Kepala Kamar Mesin (KKM) sesuai dengan sertifikasi Ahli Teknika Kapal Penangkap Ikan Tingkat II (ATKAPIN–II) dan Sertifikat Kompetensi Dari BNSP.

Program Keahlian Teknologi Budidaya Perikanan (TBP)

Bekerja di unit usaha pembudidayaan ikan sebagai tenaga teknis menengah yang memiliki Kompetensi pembudidaya ikan berwawasan lingkungan. dengan sertifikasi Keahlian Cara Budidaya Ikan Yang Baik (CBIB) dan Sertifikat Kompetensi Dari BNSP.

Program Keahlian Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan  (TPHP)

Bekerja di kapal Perikanan maupun di perusahaan pengolahan hasil perikanan serta memiliki Kompetensi sebagai pengolah ikan dengan sertifikasi Asisten Pengolah Ikan (SAsPi) dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) dan Sertifikat Kompetensi Dari BNSP.

Pola penerimaan peserta didik baru yang dilaksanakan di SUPM Waiheru Ambon menganut pola 44-40-16, dimana 44% diperuntukan bagi pelaku uatama (nelayan, pembudidaya ikan, pengolah ikan dan masyarakat pesisir lainnya), 40% bagi masyarakat umum dan 16% bagi mitra.

Persyaratan dan Alur Pendaftaran Calon Siswa Baru – DOWNLOAD DISINI

Baca Juga

SOP Pelaksanaan Prakerin SUPM Waiheru Ambon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »